• Juli 11 2020

Koperasi di Era New Normal

Koperasi lahir pada saat terjadi revolusi industri sekitar abad ke-18 di Eropa. Pada tahun 1896 seorang Pamong Praja Patih R.Aria Wiria Atmaja di Purwokerto mendirikan sebuah Bank untuk para pegawai negeri (priyayi). Ia terdorong oleh keinginannya untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat oleh lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi. Perkembangan koperasi di Indonesia baru dikenal sekitar awal abad kedua puluh dan mulai berkembang pesat setelah merdeka dari para penjajah tahun 1945.  Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia. Momentum itu juga digunakan untuk membentuk Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) yang berkedudukan di Tasikmalaya (Bandung sebagai ibukota provinsi sedang diduduki oleh tentara Belanda). Pada 17 Juli 1953 Moh. Hatta diangkat sebagai Bapak Koperasi Indonesia pada Kongres Koperasi Indonesia di Bandung. Pikiran-pikirannya mengenai koperasi antara lain dituangkan dalam bukunya yang berjudul Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun (1971).

Koperasi berasal dari kata kooperasi (cooperation) yang berarti kerja sama. Menurut Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan atas asas kekeluargaan. Koperasi  memiliki ciri dan  karakteristik  tersendiri  yang membedakannya  dengan badan usaha lain. Koperasi bertujuan mensejahterakan  anggota  pada  khususnya  dan  masyarakat  pada  umumnya. Praktik usaha koperasi tidak hanya mencari   keuntungan yang sebesar-besarnya,  akan  tetapi  lebih  mengutamakan  pelayanan  terhadap angota   atau   lebih   mengutamakan  kesejahteraan   anggotanya.

Tujuan mulia dari koperasi menjadi dasar yang kuat untuk koperasi berperan pada perekonomian masyarakat diera new normal saat ini. Meskipun UMKM dan koperasi merupakan bagian yang juga ikut terdampak dari adanya Pandemi COVID-19, koperasi tetap harus bangkit dan melakukan penyesuain di tengah new normal saat ini. Hal yang dapat dilakukan oleh koperasi tentunya terus berjalan melalui bersahabat dengan teknologi. Memaksimalkan diri di tengah revolusi industri 4.0 akan membantu koperasi bisa terus eksis di tengah new normal. Hal ini dikarenakan banyak komponen masyarakat yang tentu membutuhkan bantuan dari koperasi untuk memulai langkah baru di era new normal dan melanjutkan kehidupan.

Kolaborasi yang tepat antara koperasi dan teknologi dapat menjadi salah satu solusi yang membantu Indonesia menghadapi era new normal. Koperasi yang bergerak kreatif dan produktif juga seharusnya mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari masyarakat terutama para penggerak  UMKM. Petani, peternak, pekebun, petambak, nelayan, pengrajin, dan pedagang kecil adalah komunitas UMKM yang menjadi sasaran tepat untuk dihimpun dan diberdayakan lewat organisasi rakyat bernama Koperasi. Selain itu dukungan yang besar dari para kepala daerah di seluruh Indonesia juga memegang peranan penting demi kemajuan Koperasi Indonesia.

 

Oleh : Febriani

 

Sumber:

Nailufar, N.N. 2020. Pengertian Koperasi Menurut Para Ahli. Artikel berita kompas.com. Diakses dari https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/23/160000 669/pengertian-koperasi-menurut-para-ahli?page=all. Pada 08 Juli 2020 pukul 20.32 WIB.

Zulhartati, S. 2010. Peranan Koperasi dalam Perekonomian Indonesia. Jurnal Guru Membangun. Vol. 25 No. 03. Diakses dari http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jgmm/article/view/233/231. Pada 08 Juli 2020 pukul 21.02 WIB.

Sugianto, D. 2016. Sosok Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Artikel OkeFinance. Diakses dari https://economy.okezone.com/read/2016/07/12/320/1436181/sosok-bung-hatta-sebagai-bapak-koperasi-indonesia.Pada 08 Juli 2020 pukul 21.39 WIB.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pengertian Koperasi Menurut Para Ahli”, https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/23/160000669/pengertian-koperasi-menurut-para-ahli?page=all.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Nibras Nada Nailufar

Berita Lainnya

Press Realese Studi banding LEPPIM UPI Ke UKM Penelitian UNY

Minggu (14/11) keluarga besar UKM Penelitian UNY menyambut hangat studi…

Read More
Secured By miniOrange