SALAH SATU TIM PKM-P UNY MENELITI PROSES PEMBELAJARAN INKLUSI DAN PROGRAM PENGEMBANGAN POTENSI DI SD BUDI MULIA DUA YOGYAKARTA

Mahasiswa yang tergabung dalam satu tim PKM Penelitian UNY yang di gawangi oleh Haris Dwi Saputra (Kebijakan Pendidikan, 2016), Teguh Eko Priyandono (Pendidikan Sejarah, 2016), Helmawat Solikhai (Pendidikan Luar Biasa, 2016), Lutfia Septianing (Pendidikan Ekonomi, 2016) dan Wahyu Yuliana (Pendidikan Sosiologi, 2016) merilis hasil penlitian mereka yang mendapatkan hibah dana PKM-P 2017 dari DIKTI dengan judul “KETIKA DIFABEL MENUNJUKAN KEKUATANYA: PROSES PEMBELAJARAN INKLUSI DAN PROGRAM PENGEMBANGAN POTENSI DI SD BUDI MULIA DUA YOGYAKARTA”

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran berbasis inklusi di SD Budi Mulia Dua, Yogyakarta. Sekolah Dasar Budi Mulia tersebut merupakan sekolah unggul yang berusaha memadukan berbagai elemen siswa menjadi satu kesatuan yang utuh dan dengan keragaman tersebut siswa dapat membaurkan diri dan memunculkan segenap potensinya secara optimal dan terarah. Program inklusi secara garis besar merupakan sebuah program yang bertujuan memberi kesempatan bagi seluruh siswa untuk mengoptimalkan potensinya, memberi kesempatan kepada anak yang berkelainan dan anak lainnya yang selama ini tidak bisa sekolah karena berbagai hal yang menghambat mereka untuk mendapatkan kesempatan bersekolah. Peneltian ini menggunakan metode deskriptif yang proses pelaksanaannya menggunakan observasi serta wawancara, dan dokumentasi. Temuan di lapangan menunjukan bahwa semua siswa dapat membaurkan diri, saling berinteraksi dan bagi siswa yang berkebutuhan khusus dapat terlayani secara baik lewat pendampingan dari guru pendamping serta tidak kalah bersaing dengan siswa lainnya dengan beragam prestasi yang didapat. Hal tersebut sejalan dengan visi sekolah yakni mendampingi dalam belajar, mengembangkan diri, dan menjadikan siswa berakhlak mulia, cerdas, dan terampil.

[ Awan / Awan ]

ukmpenelitian uny

UKM Penelitian UNY merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa UNY yang bergerak dalam bidang penalaran.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *