• Oktober 15 2020

PENGARUH PENGGUNAAN INFUSA BUAH KURMA SEBAGAI PENINGKAT STAMINA

PKM Penggunaan Infusa Buah Kurma Sebagai Peningkat Stamina

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah suatu wadah yang dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajarinya diperkuliahan kepada masyarakat luas. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengajukan proposal PKM tahun 2019 untuk pendanaan tahun 2020. PKM terdiri dari PKM 5 Bidang, PKM Karya Tulis (PKM-KT), dan PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK).

PKM 5 Bidang terdiri dari: PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Teknologi (PKM-T), PKM-Karsa Cipta (PKM-KC). PKM-Karya Tulis (PKM-KT) terdiri dari: PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI), PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT. Pada Program Kreatifitas Mahasiswa tersebut yang berlangsung pada 2019, dan didanai pada 2020. Unit Kegiatan Mahasiswa Penelitian, Universitas Negeri Yogyakarta telah berhasil meloloskan 14 tim di ajang PIMNAS (Pekan Ilmiah Nasional) 2020, dengan jumlah 56 anggota. Salah satu tim yang lolos pendanaan di ajang PIMNAS adalah tim Hendianis Syafira dari Program Studi Pendidikan Biologi, dengan judul PKM “Penggunaan Infusa Buah Kurma Sebagai Peningkat Stamina” PKM yang digarap berupa PKM 5 (lima) Bidang, yaitu PKM – PE.

Berdasarkan wawancara tim Jurnalistik dan Desain kepada salah satu anggota tim yang lolos didanai di ajang Pimnas 2020, yakni Hendianis Syafira. Menyebutkan bahwa hal yang melatar belakangi timnya untuk menggarap sebuah PKM berjudul Pengaruh Infusa Buah Kurma sebagai Peningkat Stamina” yaitu karena Konsumsi minuman berstamina setiap tahunnya semakin meningkat dikalangan Masyarakat. Pada umumnya minuman berenergi terdiri dari vitamin, mineral, asam amino dan bahan lainnya. Minuman ini dapat memberikan tambahan energi sementara waktu yang merupakan efek dari sejumlah kafein dan gula yang dikandungnya. Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa pengonsumsian obat stimulan dan minuman berenergi untuk mencegah kelelahan ini menjadi suatu problem apabila dikonsumsi secara terus menerus serta berlebihan. Karena semakin meningkatnya konsumsi minuman penambah stamina, yang dimana minuman penambah stamina sifatnya sintetis, sehingga menimbulkan efek samping bagi pengguna jika dikonsumsi terus-menerus. Oleh sebab itu Infusa buah Kurma menjadi solusi sebagaimana minuman penambah stamina yang terbuat dari bahan alami, dan tanpa efek samping, jika dikonsumsi terus-menerus.

Infusa buah kurma merupakan suatu produk penambah stamina yang berbahan alami, yaitu Buah Kurma. Dimana mengonsumsi Infusa buah kurma secara terus-menerus tidak menimbulkan efek samping, karena terbuat dari bahan alami. Kurma sendiri memiliki banyak kandungan seperti zat besi yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh. Selain itu kurma mengandung protein, serat, glukosa, vitamin, biotin, niasin, dan asam folat. Dalam buah Kurma juga terdapat banyak kandungan kimia. Salah satunya adalah senyawa fenolik dan flavonoid.Kurma (Phoenix dactylifera L.) memegang peranan penting dalam perannya sebagai obat dan makanan. Buah kurma adalah bahan pangan yang kaya akan zat gula, vitamin, mineral, dan serat. Dalam beberapa varietasnya, kandungan zat gulanya dapat mencapai 88% dan 12% sisanya terdiri dari kandungan kimia lainnya seperti vitamin, mineral, serat dan lain-lain.Untuk metode penelitian, Hendianis Syafira menururkan bahwa “terjadi perubahan di beberapa aspek PKM. Dimana perubahan tersebut dikarenakan kondisi saat ini yang dengan Pandemi, perubahan-perubahan yang terjadi di PKM salah satunya adalah Metide Penelitian. Selelum Covid kami menggunakan metide penelitian Observasi, tetapi saat Pandemi sekarang kami mengubah metode penelitian, dari metode Obserbasi ke metode Narrative Review”

Narrative Review sendiri merupakan metode penelitian dimana peneliti Mengumpulkan sumber-sumber seperti Jurnal, Artikel, dan buku-buku yang berkaitan tentang pembahasan pengaruh infusa buah kurma sebagai peningkat stamina. Struktur narrative review itu sendiri terdiri dari pendahuluan, metode, hasil dan pembahasan, kesimpulan. Saat ini masih dalam proses pengerjaan dan perbaikan. Narrative review disusun berdasarkan analisis jurnal yang memiliki kaitan dengan topik penelitian infusa buah Kurma (Phoenix dactylifera L) sebagai peningkat stamina.

Capa pembuatan Infusa buah kurma ini pun sangat mudah, dimana setiap masyarakat bisa membuat dan mengonsumsi buah kurma tanpa takut akan efek samping karena berbahan alami. Untuk cara pembuatan, buah kurma dihaluskan, lalu dilarutkan kedalam air atau Aquadec, setelah itu didiamkan di Kulkas selama kurang lebih  2 jam. Setelah itu, infusa buah kurma dapat dikonsumsi sebagai peningkat stamina. Anggaran yang dibutihkan dalam penelitian tersebut sebesar Lima Juta Rupiah.

Selain perubahan di Metode penelitian, ada juga peribahan di Anggaran yang diajukan karena masa pandemi. Sebelum Pandemi anggaran yang kami ajukan dan di ACC, sebesar Sepuluh Juta Rupiah. Namun, saat Pandemi anggaran tersebut dipanggakas menjadi Lima Juta Rupiah“.

Tutur Hendianis Syarifa, untuk penggunaan anggaran, berdasarkan informasi dari ketua Tim. Anggaran Lima Juta Rupiah digunakan untuk mengikuti Seminar-Seminar Nasional dan Internasional, juga digunakan untuk membeli Jurnal luar negeri untuk kepeluan penelitian. Selain itu digunakan untuk membeli alat penyimpanan seperti  Hardisk dan Flashdisk. Salah satu Seminal Internal yang dihadiri tim tersebut adalah seminar Webinar Internasional “The 7th international Conference on Research, Implementation and Education of Mathematics and Sciences The 7th international Conference on Research, Implementation and Education of Mathematics and Sciences” yang diselenggarakan oleh fakultas MIPA UNY pada 25-26 September 2020. Selain mengikuti seminar anggota tim juga mensubmit artikel mereka tentang Infusa Buah Kurma di ajang Webinar tersebu. Tujuannya agar artikel dapat diakses oleh masyarakat umum dan menjadi sumber referensi bagi peneliti lain.

Sumber

Al-Shahib, W., & Marshall, R. J. (2003). The fruit of the date palm: Its possible use as the best food for the future? International Journal of Food Sciences and Nutrition, 54(4), 247–259. https://doi.org/10.1080/09637480120091982

Al Jaouni, S., Selim, S., Hassan, S. H., Mohamad, H. S. H., Wadaan, M. A. M., Hozzein, W. N., AbdElgawad, H. (2019). Vermicompost supply modifies chemical composition and improves nutritive and medicinal properties of date palm fruits from Saudi Arabia. Frontiers in Plant Science, 10(April), 1-13.

Charlie, A.Soemardji, A., & Apriantono, T. (2016). Pengaruh Beberapa Minuman Suplemen Berenergi Terhadap Kadar Glukosa dan Laktat Darah Mencit Swiss Webster Betina. Jurnal Sains Keolahragaan Dan Kesehatan, I(2), 67–76.

Fajriyan, H. L., & Vivi. (2013). Uji Anti Lelah (Anti Fatigue) Kombinasi Nira Aren dan Air Tebu dengan Metode Ketahanan Berenang (Natatory Exhaustion) pada Mencit Jantan. Pharmacy, 10(02), 124–137.

Berita Lainnya

Testing blog

artikel ini merupakan artikl untuk ujicoba dari fitur post untuk…

Read More
Press Realese Studi banding LEPPIM UPI Ke UKM Penelitian UNY

Minggu (14/11) keluarga besar UKM Penelitian UNY menyambut hangat studi…

Read More
Secured By miniOrange